Penulis Bawah Tanah
bertukar tangkap dengan lepas!
Home
Profil
Contact me
Seni
Seni Tradisional
Seni Pertunjukan
Seni Rupa
Fotografi
Film
Musik
Sastra
Esai
Cerpen
Cerita Rakyat
Puisi
Puisi Esai
Literasi
Humaniora
Sejarah
Arkeologi
Antropologi
Budaya
Local Wisdom
Inspiring Figure
Sitemap
0 komentar:
Posting Komentar
Beranda
Popular
Tags
Blog Archives
Prof. Mattulada, Sang Pengabdi dari Humanisme, Seni dan Kata Hati
Prof. Dr. Mattulada merupakan satu-satunya putra Bulukumba yang pernah dinobatkan sebagai cendekiawan dan tokoh sastra nasional karena ...
Prof. Darmawan Salman: Pakar Sosiologi Pedesaan di antara Revolusi Hijau dan Romantisme dengan Petani
Bulukumba sangat beruntung memilikinya meskipun belum pernah memanfaatkannya sebagai cendekiawan. Prof. DR. Ir. H. Darmawan Salman adal...
Prof. Rasdiyanah, Rektor Perempuan Pertama di Indonesia Timur
Ilmuwan dan Sastrawan Perempuan dari Bulukumba Saat masih berstatus mahasiswa di IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, intel...
Ammatoa (6): Materi Pasang
Salah satu rutinitas warga Ammatoa (Foto: Genesicblog.wordpress.com) B. Beberapa Materi Pasang 1. Pasang Sehubungan deng...
Ilalang Embayya
pohon-pohon penyangga bulan, rawa-rawa yang tertidur. seperti tari padduppa mata air meliuk di antara alang-alang
Ammatoa (1): Sebuah Deskripsi Awal Tentang Kajang
Setiap suku bangsa di Indonesia masing-masing memiliki pola budaya yang berbeda antara satu dengan lainnya. Perbedaan budaya tersebut m...
Pantai Lemo-Lemo, Wisata Sejarah dan Sepotong Surga yang Terlupakan
Meriam Peninggalan Portugis dan Ranjau Laut Buatan Rusia Tiga buah meriam peninggalan Portugis dan sebuah ranjau laut buatan Rusia ...
Andhika Mappasomba, Penyair Internasional Keliling Kampung
Jangan tanyakan kabar terbaru atau posisi terakhir dari seorang penyair. Kabar terbarunya pasti terletak pada diksi dalam puisin...
Ammatoa (5): Pasang Ri Kajang
Pasang Ri Kajang Sejak dahulu komunitas Ammatoa Kajang, menganut suatu pedoman hidup yang disebut Pasang. Pasang Ri Kajang adalah s...
Muhannis Ara, Sesosok Cinta dan Identitas Etnik
Novel karyanya yang ditulis dalam bahasa Makassar: “Karruq Ri Bantilang Phinisi” atau “Tangisan di Gubuk Phinisi” pada tahun 2...
Label
Cerita Rakyat
Cerpen
Inspiring Figure
Local Wisdom
Puisi
Sejarah
Arsip Blog
▼
2016
(37)
▼
November
(22)
Muslim Rohingya, Asli Etnis di Myanmar yang Tertindas
Pantai Lemo-Lemo, Wisata Sejarah dan Sepotong Surg...
Muhammad Yusuf Shandy, Kepak Sayap Spiritual dan ...
Hikmayandi, Legenda Si Kembar dari Perguruan Hati ...
Ammatoa (14); Ammatoa Manusia PIlihan
Ammatoa (13); Nilai-Nilai Positif Kamase-Mase
Ammatoa (12); Nilai-nilai Sosial dalam Pasang Ri K...
Ammatoa (11); Adab Sosial dan Cara Memperlakukan P...
Ustad Ganteng
Raja Lalim Sapahatu
Dato’-Dato’
Dr. Shamsi Ali; Penebar Islam Damai di Bumi Barat
Muhannis Ara, Sesosok Cinta dan Identitas Etnik
Muhammad Arief Saenong, Sekeping Warisan Teknolog...
Prof. Darmawan Salman: Pakar Sosiologi Pedesaan di...
Prof. Mattulada, Sang Pengabdi dari Humanisme, Sen...
Fahmi Syarief, Dari Dendam ke Teater
Andhika Mappasomba, Penyair Internasional Keliling...
Zaenal A. Syahrir; Sang Kreator dari Ruang Kantor
Dul Abdul Rahman, Novelis Sederas Sungai Lolisang
Dr. Sulfahri, Pakar Mikrobiologi dari Tanete
Dharsyaf Pabottingi: Teater Adalah Urat Nadi Kehid...
►
Oktober
(15)
Sitemap
Disclaimer
Privacy Policy
0 komentar:
Posting Komentar